Sorry, I have to keep this in Bahasa. Cheers:)
Kalau kita pakai sistem unsur Jawa, di muka bumi ini ada empat unsur dasar: Air, Api, Udara, dan Tanah. Emang, orang Tionghoa punya unsur ada lima: Api, Air, Tanah, Kayu (Pohon), dan Logam, tapi untuk artikel ini dan seterusnya saya pakai yang unsur Jawa aja dulu deh (4 lebih dikit, jadi ga seberapa ribet). Nah, di setiap orang, unsur-unsur itu ada, tetapi ada beberapa unsur yang lebih menonjol di orang-orang tertentu.
Misalnya nih, gue orangnya lebih ke arah air sama udara: Air itu berjalan pakai emosi, mengandalkan perasaan, dan lebih mengalir jadinya suka bergaul. Kalau orang yang udaranya banyak itu biasanya orang yang suka berfikir, berangan-angan, yang analisa dan imajinasinya berjalan. Api gue ngga begitu kurang, soalnya masih ada juga di sisi gue yang membara, atau passionate untuk memperoleh suatu tujuan, walaupun kadang-kadang gue mesti agak blak-blakan dan mengutamakan tugas duluan. Feeling gue sih bilang kalo elemen tanah gue yang agak kurang. Orang yang elemen tanah itu memprioritaskan hasil. Mereka sangat praktis dan super termotivasi oleh hal-hal dan hasil-hasil yang konkrit.
Nah, kenapa tiba-tiba gue nulis soal kayak begini? Well, gue lagi kepikiran aja sih, kalo ntar nyari partner mesti yang kayak apa. Ya, gue perlu orang yang unsur tanahnya jalan biar kerjaan gue bisa beres. Tentu aja, gue bakal berusaha ningkatin terus unsur tanah (atau kayu) gue, supaya gue bisa produktif juga. Tapi kan kalo ada yang bantu enak juga. Nah tapi gue suka bergaul sama orang orang yang banyak mikir juga. Yang agak "berat" dan "dalem", yang "intellektual". Mereka ini lebih ke udara, dan kalo kerja sama mereka oke oke aja, tapi ga saling melengkapi gitu. Temen-temen gue ada sih yang elemen tanahnya kuat, tapi yah gue juga mesti pinter-pinternya ngasih mereka insentif buat temenan ama gue. Which means gue harus produktif dan berkarya dulu sendiri.. hehehe.
Apakah unsur lo? Tanah itu bertentangan sama udara, api itu bertentangan dengan air. Sebaliknya, air menunjang tanah, dan api menunjang udara. Ada siklusnya juga lho. hehehe.
Truly Indonesia's Finest
No comments:
Post a Comment